Jumat, 14 Mei 2010

Momen-momen Penting Chelsea Menuju Juara


Selamat Membaca Postingan Momen-momen Penting Chelsea Menuju Juara
Chelsea berhasil membuktikan sebagai klub terbaik Liga Inggris musim ini. The Blues berhasil finish pertama setelah mendapat teror dari Manchester United. Gelar ini menjadi yang keempat sepanjang sejarah klub asal London ini.

Nah, tentu menarik untuk kembali menyimak momen-momen penting perjalanan Chelsea menapaki tangga juara Liga Inggris musim ini. Tentu saja keberhasilan skuat Carlo Ancelotti ini juga dipengaruhi perjalanan Iblis Merah sebagai rivalnya.

19 Agustus 2009: Burnley Kejutkan MU
Ini menjadi pertandingan pekan kedua. Kegagalan Michael Carrick mengeksekusi penalti membuat MU akhirnya harus takluk 1-0 di Turf Moor lewat gol Robbie Blake di menit 19.

29 Agustus 2009: United Taklukkan Arsenal
Arsenal saat itu menjadi tim yang lebih baik di puncak klasemen. Tapi gol pembuka dari Andrei Arshavin akhirnya tak berguna setelah MU berbalik unggul 2-1 lewat gol penalti Wayne Rooney dan gol bunuh diri Abou Diaby. Pada pertandingan itu Arsene Wenger diusir wasit Mike Dean setelah sempat adu mulut dengan fans United. Dengan hasil itu, Chelsea dan Tottenham Hotspurs memuncaki klasemen dengan 12 poin, MU di posisi tiga dengan 9 poin.

26 September 2009: Chelsea Kalah Pertama Kali
Setelah menang di sembilan pertandingan di semua kompetisi, The Blues akhirnya takluk 1-3 dari Wigan Athletic. Petr Cech dikeluarkan karena melanggar Hugo Rodallega. MU akhirnya mengambil alih puncak klasemen meski koleksi poinnya dengan Chelsea sama-sama 18. Liverpool menyodok ke posisi 3 dan Arsenal di posisi 6.

25 Oktober 2009: Liverpool Taklukkan MU
Meski The Reds menelan empat kekalahan beruntun sebelumnya, namun melawan United, tim besutan Rafael Benitez ini berhasil unggul 2-0 di Anfield. Chelsea kembali memimpin dengan 27 poin dan MU di posisi runner up dengan 25 poin. Arsenal di posisi tiga dengan 22 poin.

8 November 2009: Chelsea Kalahkan MU
Chelsea berhasil memenangkan duel pertama di Stamford Bridge dengan gol semata wayang John Terry di menit 76. Kemenangan ini berhasil memperlebar jarak Chelsea dari MU dengan selisih 5 poin.

30 Januari 2010: John Terry Penentu Kemenangan
Meski sedang diterpa kasus perselingkuhan dengan Vanessa Perroncel, John Terry tetap mampu menjadi penentu dengan mencetak gol kemenangan 2-1 Chelsea atas Burnley. Saat itu Si Biru hanya unggul satu poin dari Iblis Merah. Arsenal tetap mengutit di posisi 3.

20 Februari 2010: Everton Jungkalkan MU
Sempat dikalahkan Chelsea 2-0 di Goodison Park, Everton justru membalas kekalahan itu kepada MU. Klub Merseyside ini unggul 3-1 dari MU lewat gol Diniyar Bilyaletdinov, Dan Gosling dan Jack Rodwell. Gol MU dicetak Dimitar Berbatov. Saat itu, Chelsea  masih unggul sebiji poin dari MU dan Arsenal tetap diurutan tiga.

21 Maret 2010: Chelsea Tertahan di Ewood Park
Tersingkir dari ajang Liga Champions oleh Internazionale Milan, ternyata mempengaruhi mental John Terry cs. Si Biru hanya bermain imbang 1-1 lawan Blackburn Rovers.

3 April 2010: Rooney Dihantam Cedera, Chelsea Kembali Tekuk MU
Cedera engkel Rooney membuat MU tersingkir di perempatfinal Liga Champions dari Bayern Munich. Tak hanya itu, Rooney juga harus rela melihat rekan-rekannya ditaklukkan Cheslea di Old Trafford dengan skor 2-1. Namun selisih poin saat itu tetap sebiji dengan Arsenal yang tetap setia di posisi 3.

18 April 2010: Mimpi Trofi Arsenal Sirna
Arsenal sempat unggul 2-0 atas Wigan namun tragedi terjadi di 10 menit sebelum bubaran. Gol-gol Ben Watson, Titus Bramble dan Charles N'Zogbia memupuskan Andrei Arshavin bersaing dengan Chelsea dan MU.

24 April 2010: MU Taklukkan Spurs, Chelsea Gulung Stoke
MU berhasil menaklukkan Tottenham Hotspur yang sebelumnya berhasil menjungkalkan Arsenal dan Chelsea. Namun kemenangan 2-1 MU atas Spurs berhasil dijawab The Blues dengan pesta gol 7-0 atas Stoke. Posisi tak berubah, Chelsea masih unggul sebiji poin dari MU. Arsenal ketiga.

2 Mei 2010: Gerrard Beri 'Hadiah' Chelsea
Chelsea menghadapi partai sulit saat bertandang ke Anfield. Namun blunder Steven Gerrard berhasil dimanfaatkan Didier Drogba sebelum Frank Lampard menambah gol Chelsea.

9 Mei 2010: Chelsea Tampil Sebagai Juara
Kemenangan 4-0 MU atas Stoke City akhirnya tak berguna setelah di saat yang bersamaan Chelsea berhasil menggulung Wigan 8-0 di Old Trafford. Didier Drogba juga berhasil meraih sepatu emas Liga Inggris dengan 29 poin. Chelsea akhirnya memupuskan harapan MU merengkuh gelar keempat secara beruntun.

MU Inginkan Striker AC Milan


Selamat Membaca Postingan MU Inginkan Striker AC Milan
Striker AC Milan, Marco Borriello menjadi target utama Manchester United. Rencananya, Borriello akan ditandemkan dengan Wayne Rooney musim depan.

Manajer United, Sir Alex Ferguson kepincut dengan Borriello setelah menyimak penampilannya dalam beberapa bulan terakhir. Sir Alex menganggap striker 27 tahun ini bisa mempertajam lini depan pasukannya.

Ferguson sangat ketagihan pemain anyar setelah gagal mempertahankan trofi Premier League. Dan tentu saja, kehadiran para pemain anyar akan mengancam masa depan striker Dimitar Berbatov.

Inkonsistensi Berba membuat Ferguson gamang untuk mempertahankannya. Striker Bulgaria ini diprediksi segara meninggalkan Old Trafford.

Sementara itu, Borriello telah mencetak 14 gol buat Milan musim ini. Kabar dari Football Italia menyebut bahwa MU segera melancarkan tawaran.
Borriello dianggap mampu menggantikan peran Berbatov. Selain tajam, ia juga punya postur tinggi 186 cm. Kombinasi Borriello-Rooney sangat disukai Ferguson.

Rooney Mulai Karir Kepelatihan


Selamat Membaca Postingan Rooney Mulai Karir Kepelatihan
Striker Manchester United Wayne Rooney mengakui punya rencana untk menjadi manajer atau pelatih jika dia kelak pensiun. Guna mewujudkan ambisinya, Rooney kini telah mulai mengikuti program manajer.

"Saya akan senang (menjadi manajer). Saya bergabung dengna Everton ketika saya sembilan tahun dan sepakbola adalah bagian terpenting dalam hidup saya," ujar Rooney  seperti dilansir Tribal.

"Ketika Anda berhenti bermain, saya ingin tetap menjadi bagian dari sepakbola. Saya telah memulai lencana kepelatihan tahun ini dan mungkin saya tidak banyak mengikuti kelas seperti yag saya inginkan. Semoga saya dapat melanjutkan tahun depan," bebernya.

Setelah bulan lalu terpilih sebagai Pemain Terbaik versi Asosiasi Pemain Profesional Inggris (PFA) kini penghargaan kembali diterima Rooney. Striker Manchester United dan timnas Inggris ini terpilih sebagai Pemain Terbaik versi Asosiasi Jurnalis Sepakbola Inggris.

"Saya mencintai sepakbola dan menikmati sepakbola. Saya tidak bisa melihat diri saya di restoran. Saya ingin berada di sepakbola. Tapi saya saat ini masih 24 tahun. Semoga saya dapat terus berkembang dan tahun-tahun terbaik saya masih terbentang di depan," pungkas striker timnas Inggris ini.

Park Joo Bong Favoritkan Indonesia


Selamat Membaca Postingan Park Joo Bong Favoritkan Indonesia
Taufik Hidayat akan mengawali perjuangan Indonesia untuk memperebutkan satu tiket ke partai final Piala Thomas yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia. Pada semi final, Jumat, 14 Mei 2010, Indonesia akan menghadapi Jepang.

Taufik sebagai tunggal pertama akan melawan Kenichi Tago. Untuk partai ini, Indonesia bisa berharap mendapatkan satu poin walau tentunya takkan mudah.

"Jika Tago dalam kondisi yang baik, ia akan bisa menyulitkan Taufik," kata Park Joo Bong, pelatih tim Jepang asal Korea Selatan.

Simon Santoso kemungkinan besar akan tampil sebagai tunggal kedua. Ia turun menggantikan Sony Dwi Kuncoro yang masih belum fit dari cedera. Jepang sendiri akan menurukan Sho Sasaki sebagai tunggal kedua.

Untuk tunggal ketiga, Dynosiuis Hayom Rumbaka disiapkan untuk tampil sebagai penentu. Hayom hanya akan tampil jika skor sama kuat 2-2.

Sektor ganda pertama di atas kertas adalah milik Indonesia. Markis Kido/Hendra Setiawan dijajal kemampuannya oleh Hiroyuki Endo/Yoshiteru Hirobe.

"Markis dan Hendra punya kelas tersendiri. Indonesia jelas menjadi favorit untuk memenangi pertandingan nanti," kata Joo Bong.

Partai semi final antara Indonesia kontra Jepang akan dimainkan mulai pukul 13.30 Wib. Setelahnya, tuan rumah Malaysia akan menghadapi lawan berat, China.

Kamis, 06 Mei 2010

Sriwijaya FC ajak Persipura Bermain Ngotot


Selamat Membaca Postingan Sriwijaya FC ajak Persipura Bermain Ngotot
slide

Pelatih Sriwijaya FC (SFC), Rahmad Darmawan di Palembang, Selasa (4/5) mengatakan, meskipun timnya sudah tidak memiliki kepentingan lagi di ajang DISL karena kans untuk juara sudah tertutup, tapi meraih kemenangan atas tim “Mutiara Hitam” adalah suatu keharusan.
Keinginan ini serupa dengan Persipura yang menjadikan setiap laga sisa DISL sebagai laga hidup dan mati, untuk mengejar pemuncak klasemen sementara yang masih bertengger Arema Indonesia.
“Orang boleh bicara seperti itu. Tapi, sebenarnya tidak begitu. Laga melawan Persipura sangat berpengaruh bagi tim kami secara psikologis. Tentunya, menang atas Persipura memberikan nilai berbeda bagi tim kami,” ujar Rahmad.
Dalam empat kali pertemuan, kedua tim menuai hasil yang cukup berimbang dengan sama-sama meraih dua kali kemenangan dan dua kali kekalahan. Keempat pertandingan itu merupakan laga krusial untuk menentukan gelar juara bagi kedua tim. Persipura sempat meraih dua kemenangan atas SFC pada musim lalu dan berbuah gelar DISL.
Bagi SFC, kemenangan secara kontroversial pada partai final Copa musim lalu atas Persipura, membuat "Laskar Wong Kito" menorehkan sejarah dengan berhasil menjadi juara Copa dua tahun berturut-turut.
“Jujur, Persipura merupakan lawan yang benar-benar berbeda. Bagi saya pribadi, kemenangan dan kekalahan dari Persipura akan sangat berkesan,” ujar pelatih asal Metro, Lampung ini.
Rahmad menambahkan, alasannya tak lain juga karena dia adalah mantan pelatih Persipura yang sempat memberikan gelar Liga Super di tahun 2005.
Keberhasilan membawa Persipura menjadi juara bahkan menjadi tinta emas perjalanan karirnya, karena Persipura adalah tim pertama yang dilatih setelah menimba ilmu kepelatihan sepakbola di Jerman.
“Persipura adalah tim yang selalu ada di hati saya. Saya benar-benar menghargai tim ini, terutama kepada masyarakatnya yang demikian menghargai saya,” urai Rahmad.
SFC bermodalkan hasil positif setelah berhasil melibas Persiwa Wamena 4-1 di hadapan publik sendiri, Minggu (2/3), sedangkan Persipura hanya mampu bermain imbang 1-1 atas Persib Bandung pada hari yang sama.
“Kami tidak bisa bermain seperti saat melawan Persiwa yang masih memberikan banyak ruang dan peluang untuk lawan. Menghadapi Persipura tidak bisa seperti itu, karena pemain depan mereka memiliki kecepatan dan skill yang baik,” ujar pelatih berusia 43 tahun ini.
Untuk itu, Rahmad menekankan kepada skuad besutannya dapat bermain variatif dan sedikit lebih ketat. “Menghadapi Persipura, kami tidak bisa menerapkan zona marking karena tim ini mampu mengkombinasikan antara kerja tim dan skill individual. Tim harus pintar, kapan harus bermain ketat dan kapan bermain dengan menahan,” ujar dia lagi.
Pada laga krusial ini, SFC lebih diuntungkan karena tampil dengan kekuatan penuh, sedangkan Persipura akan kehilangan delapan pemainnya yang terkena akumulasi kartu kuning dan cedera.